Sosok yang satu ini cukup bersahaja. Low profile dan di kesehariannya tak ada yang menyangka kalau Beliau adalah anggota DPRD Propinsi NTB dari Komisi III.
Saat wartawan Nusatenggaranews datang ke rumahnya, Mamiq Yud (panggilan akrabnya) langsung mempersilahkan untuk duduk bersama dengan tamunya yang lain di rumahnya, Jln Merpati No.14, Monjok, Mataram, senin (07/01).
Dengan sopannya Beliau menyapa, "Sebentar ya Pak, saya lanjutkan pembicaraan saya dulu dengan tamu saya ini." Ternyata tamu yang dimaksud adalah dari tokoh-tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan ormas yang datang jauh-jauh dari Lombok Timur. Dari pembicaraan mereka tersirat bahwa mereka datang ke Mamiq Yud tersebut sangat berharap agar Beliau bisa mencalonkan diri sebagai salah satu calon Bupati Lombok Timur periode 2008-2012.
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Bapak-bapak yang jauh-jauh datang dari Lombok Timur ini. Sebenarnya sudah banyak masyarakat yang datang ke saya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Lombok Timur. Di antaranya beberapa organisasi mahasiswa, tokoh pemuda, dan tokoh agama," kata Mamiq Yud menjelaskan.
"Tapi bukannya saya tidak mau, saya ingin sekali memberikan yang terbaik buat daerah kelahiran saya. Tapi kendala saya adalah finansial untuk membayar kendaraan yang akan saya pakai ini yang menjadi pikiran saya," lanjutnya menjelaskan.
"Saya tiap malam sedih, terharu dengan banyaknya masyarakat datang ke rumah saya ini. Bapak-bapak kalau tidak percaya akan saya tunjukkan bukti-bukti surat dukungan dari berbagai organisasi yang ada di Lombok Timur," ungkap Beliau sambil masuk ke kamarnya.
Selang beberapa lama Beliau keluar dengan satu tas berisi kertas-kertas yang memang berisi tentang dukungan dari berbagai organisasi, ornop, tokoh masyarakat, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh pemuda dan lain sebagainya. Sakaki ,sekretaris Yatofa, salah satu organisasi terbesar di Lombok Timur saat dihubungi di tempat terpisah mengatakan bahwa Lalu Ali Yudia adalah figur yang sangat cocok untuk menjadi pemimpin kami. Di saat rakyat Lombok Timur kehilangan figur tokoh untuk dijadikan pemimpin, Mamiq Yud muncul.
Beliau muncul karena diminta oleh elemen perwakilan masyarakat yang ada di Lombok Timur. Bukan mencalonkan diri, "Tolong dicatat Mas!" lanjutnya dengan antusias. "Inilah perbedaaan Mamiq Yud dengan calon lain. Kalau calon lain itu mencalonkan diri karena mereka kaya dan optimis mampu membeli kendaraan Parpol. Tapi satu yang perlu dingat mereka semua bahwa keputusan itu ada di tangan rakyat," tegasnya.
Lalu siapakah Ali Yudia ini? Karena masyarakat Lombok Timur sangat berharap sekali agar Beliau maju dalam pesta rakyat 2008. Tunggu info selanjutnya dari tim Nusatenggaranews yang akan mencoba turun ke lapangan di berita selanjutnya.







0 komentar:
Posting Komentar